Stasiun Ketiga Belas - Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas
Baca manga Stasiun Ketiga Belas Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas bahasa Indonesia terbaru di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Manga Stasiun Ketiga Belas bahasa Indonesia selalu update di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga MaxWebtoons | MaxsumReevay ada di menu Daftar Manga.
Lapor Gambar Rusak / Tidak Sesuai / Tidak Terload Lapor [DISINI]
STASIUN KETIGA BELAS
Chapter 3 — Jam Kosong Kosong Tiga Belas
Hujan baru berhenti saat Jakarta mulai bangun.
Langit masih abu-abu, dan rel kereta di belakang apartemen Raka dipenuhi kabut tipis sisa malam.
Namun Raka belum tidur sama sekali.
Ia masih duduk di depan laptop yang mati, sementara tiket tua itu tergeletak di meja.
Basahnya mulai mengering.
Tulisan di atasnya makin samar.
Kecuali satu angka:
Ponsel Raka bergetar pelan.
Pesan baru.
Nomor tidak dikenal.
“datang ke Stasiun Tawang lama.”
Raka langsung membaca ulang pesan itu dua kali.
Tidak ada nama pengirim.
Tidak ada penjelasan.
Hanya alamat, dan satu foto terlampir.
Foto seorang anak laki-laki.
Usianya sekitar sepuluh tahun.
Tersenyum di depan peron stasiun.
Di bagian belakang foto, tertulis dengan tinta hitam:
Tubuh Raka langsung merinding.
Siang harinya, Raka berada di sebuah warung kopi kecil dekat rel kereta.
Tempat itu sempit, panas, dan dipenuhi suara kereta commuter yang lewat setiap beberapa menit.
Namun satu hal membuat tempat itu terasa aneh:
semua jam dinding di sana berhenti di waktu yang sama.
Raka memperhatikan salah satunya cukup lama.
Jarumnya tidak bergerak.
Tidak berdetak.
Seolah waktu benar-benar berhenti.
“jamnya suka jalan sendiri.”
Raka menoleh cepat.
Seorang perempuan berdiri di samping mejanya sambil membawa dua gelas kopi.
Sweater oversized.
Apron coklat.
Dan mata yang terasa terlalu tenang.
Perempuan itu meletakkan salah satu kopi di depan Raka.
Perempuan itu duduk santai di kursi seberangnya.
Aroma kopi hangat langsung memenuhi meja kecil itu.
Untuk pertama kalinya sejak semalam, kepala Raka terasa sedikit ringan.
Namun hanya sesaat.
Karena perempuan itu tiba-tiba berkata:
Raka langsung membeku.
Tangannya refleks menggenggam tiket di saku hoodie.
Perempuan itu tersenyum kecil.
“Cuma penjual kopi.”
Kereta commuter melintas keras di belakang warung.
Gelas kopi di meja bergetar kecil.
Nara tetap tenang.
Seolah suara kereta tidak mengganggunya sama sekali.
“orang yang lihat kereta itu nggak bertahan lama.”
Raka menatap tajam.
Nara tidak langsung menjawab.
Ia hanya mengaduk kopinya perlahan.
cling...
Lalu:
“yang nggak sadar kalau mereka sebenarnya belum pulang.”
Raka mengernyit.
Nara menatap keluar jendela warung.
Ke arah rel panjang yang membelah kota.
“kamu merasa ada seseorang yang masih tertinggal di sebuah tempat?”
“Padahal semua orang bilang dia udah pergi.”
Sunyi beberapa detik.
Dan tanpa sadar, Raka langsung teringat Mira.
Sore hari.
Langit Jakarta kembali gelap oleh hujan.
Raka berdiri sendirian di peron Stasiun Pasar Senen.
Orang-orang berlalu lalang di sekitarnya.
Namun pikirannya kosong.
Tentang Mira.
Tentang kereta itu.
Dan tentang Nara.
Ia mengeluarkan tiket tua dari saku hoodie.
Lalu membaliknya perlahan.
Dan untuk pertama kalinya...
ia menyadari ada tulisan lain di bagian belakang tiket.
Raka langsung mengangkat kepala.
Jantungnya berdetak lebih cepat.
Ia melihat papan jalur stasiun.
Jalur 1.
Jalur 2.
Jalur 3.
Tidak ada jalur 13.
Namun saat ia kembali melihat tiket itu...
semua lampu stasiun tiba-tiba berkedip bersamaan.
Dan di kejauhan...
terdengar suara pengumuman yang sama seperti semalam.
“akan segera tiba.”
Orang-orang di sekitar Raka tetap berjalan normal.
Tidak ada yang bereaksi.
Tidak ada yang mendengar.
Kecuali dirinya.
Dan di ujung peron yang ramai...
Raka melihat seseorang berdiri diam di antara kerumunan.
Seragam hitam.
Topi kondektur.
Wajah samar.
Namun kali ini...
figur itu perlahan mengangkat tangan.
Seolah memanggil Raka mendekat.
Tags: baca manga Stasiun Ketiga Belas Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas bahasa Indonesia, komik Stasiun Ketiga Belas Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas bahasa komik Indonesia, baca Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas online, Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas baru komiku, Stasiun Ketiga Belas Stasiun Ketiga Belas Chapter 3 : Jam Kosong Kosong Tiga Belas chapter, high quality sub indo, Stasiun Ketiga Belas manga scan terbaru, manhwa web, , Maksum Rifai

Komentar (0)