Stasiun Ketiga Belas 2 - Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu
Baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu bahasa Indonesia terbaru di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Manga Stasiun Ketiga Belas 2 bahasa Indonesia selalu update di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga MaxWebtoons | MaxsumReevay ada di menu Daftar Manga.
Lapor Gambar Rusak / Tidak Sesuai / Tidak Terload Lapor [DISINI]
STASIUN KETIGA BELAS
Chapter 24 — Pemburu Waktu
"Lari!"
Suara Adi memecah kebekuan.
Dan Raka langsung bergerak.
Tanpa berpikir.
Tanpa menoleh.
Karena puluhan sosok bertopeng jam sudah mulai bergerak dari berbagai arah.
Mereka tidak berlari.
Tidak berteriak.
Tidak mengancam.
Mereka hanya berjalan.
Pelan.
Tenang.
Namun entah kenapa...
itu jauh lebih mengerikan.
Raka menerobos kerumunan.
Jalan-jalan Kota Orang Hilang berubah menjadi labirin manusia.
Setiap sudut dipenuhi wajah asing.
Namun tak satu pun tampak terkejut melihat pengejaran itu.
Seolah kejadian seperti ini sudah biasa.
"Belok kiri!"
teriak Adi.
Raka mengikuti.
Mereka memasuki gang sempit di antara bangunan tua.
Lampu-lampu kuning menggantung di atas kepala.
Kabut tipis mengalir di sepanjang jalan.
Langkah kaki terdengar dari belakang.
Bukan satu.
Bukan dua.
Puluhan.
Suara itu menyerupai detak jam.
Bukan langkah manusia.
Raka menoleh sekilas.
Dan langsung menyesal.
Karena topeng-topeng itu kini menghadap ke arahnya.
Jarum jam di wajah mereka berputar cepat.
Semakin cepat.
Semakin dekat.
"Mereka siapa sebenarnya?"
tanya Raka sambil berlari.
Adi tampak gugup.
Sangat gugup.
Raka mengernyit.
"Membawa harapan?"
Adi mengangguk.
Mereka tiba di sebuah persimpangan.
Namun langkah Adi mendadak berhenti.
Wajahnya memucat.
Sangat pucat.
Di depan mereka...
berdiri seorang Pemburu Waktu.
Sendirian.
Lebih tinggi daripada yang lain.
Jubahnya berwarna abu-abu gelap.
Dan topeng jamnya retak di bagian tengah.
Ia mengangkat tangan.
Dan seluruh gang langsung membeku.
Kabut berhenti bergerak.
Lampu berhenti berkedip.
Bahkan suara napas Raka menghilang.
Waktu berhenti.
Benar-benar berhenti.
Hanya tiga orang yang masih bisa bergerak.
Raka.
Adi.
Dan sosok bertopeng itu.
"Tidak mungkin..."
bisik Raka.
Pemburu itu melangkah maju.
Satu langkah.
Lalu satu lagi.
Dengan tenang.
Saat jaraknya tinggal beberapa meter...
ia berbicara.
Untuk pertama kalinya.
Jantung Raka berdegup keras.
Karena suara itu...
sangat familiar.
Terlalu familiar.
Dengan tangan gemetar...
sosok itu melepas topengnya.
Dan dunia seakan runtuh.
Karena wajah di balik topeng itu...
adalah wajah Raka sendiri.
Bukan versi tua.
Bukan bayangan.
Bukan ilusi.
Melainkan Raka.
Persis Raka.
Adi langsung mundur ketakutan.
Sosok itu menatap Raka tanpa emosi.
Ia tersenyum tipis.
Mata Raka membelalak.
Karena ia langsung memahami maksudnya.
Jika suatu hari ia menyerah...
Jika suatu hari ia memilih menjadi Penjaga...
Maka inilah dirinya.
Sosok itu mengangkat tangannya.
Dan seluruh kota mulai bergetar.
Di saat yang sama...
jauh di puncak Menara Penjaga...
siluet seorang gadis dengan lentera biru kembali muncul di jendela.
Diam.
Mengawasi.
Menunggu.
Dan kali ini...
Raka yakin seratus persen.
Itu adalah Nara.
Tags: baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu bahasa Indonesia, komik Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu bahasa komik Indonesia, baca Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu online, Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu baru komiku, Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 24 : Pemburu Waktu chapter, high quality sub indo, Stasiun Ketiga Belas 2 manga scan terbaru, manhwa web, , Maksum Rifai

Komentar (0)