Stasiun Ketiga Belas 2 - Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak
Baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak bahasa Indonesia terbaru di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Manga Stasiun Ketiga Belas 2 bahasa Indonesia selalu update di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga MaxWebtoons | MaxsumReevay ada di menu Daftar Manga.
Lapor Gambar Rusak / Tidak Sesuai / Tidak Terload Lapor [DISINI]
STASIUN KETIGA BELAS
Chapter 27 — Angka yang Bergerak
TOK.
Hanya satu langkah.
Satu perpindahan kecil pada jarum jam Menara Penjaga.
Namun seluruh Kota Orang Hilang merasakannya.
Orang-orang berhenti berjalan.
Pedagang menjatuhkan barang dagangannya.
Lampu-lampu jalan berkedip tidak beraturan.
Bahkan hujan seolah melambat.
"Waktunya bergerak..."
bisik Adi.
Wajahnya pucat.
Jauh lebih pucat daripada sebelumnya.
Raka masih menggenggam lentera biru.
Cahaya di dalamnya berdenyut perlahan.
Seperti jantung yang hidup.
Atau sesuatu yang sedang mencoba bangun.
Seluruh Pemburu Waktu tetap berlutut.
Kepala mereka tertunduk.
Tidak bergerak.
Tidak berbicara.
Termasuk Penjaga Pemburu.
Versi Raka yang memilih menjadi bagian dari Stasiun.
"Apa yang terjadi?"
tanya Raka.
Tidak ada yang menjawab.
Sampai akhirnya Adi berbisik.
Raka menatap menara.
Bangunan itu menjulang jauh di tengah kota.
Gelap.
Sunyi.
Dan kini terasa hidup.
Lalu terdengar suara retakan.
Bukan dari jalan.
Bukan dari bangunan.
Melainkan dari langit.
Raka mendongak.
Dan darahnya langsung terasa dingin.
Karena langit Kota Orang Hilang sedang pecah.
Retakan panjang membelah awan hitam.
Membentang dari ujung cakrawala ke ujung lainnya.
Dan dari balik retakan itu...
muncul cahaya putih.
Bukan cahaya matahari.
Bukan bulan.
Melainkan sesuatu yang jauh lebih besar.
Seolah ada dunia lain di balik langit kota.
"Tidak..."
bisik Adi.
"Ini terlalu cepat..."
Raka menoleh.
"Apa maksudmu?"
Anak itu menatap retakan di langit.
Matanya bergetar.
Tiba-tiba sebuah bangunan di kejauhan menghilang.
Begitu saja.
Tanpa ledakan.
Tanpa suara.
Tanpa puing.
Satu detik bangunan itu ada.
Detik berikutnya tidak.
Orang-orang di sekitar mulai panik.
Untuk pertama kalinya sejak Raka tiba di kota ini.
Mereka tampak ketakutan.
Karena mereka tahu apa artinya.
Jam mulai menghitung mundur.
Di puncak Menara Penjaga...
sebuah jendela terbuka.
Dan sosok bertopeng jam retak muncul.
Penjaga Menara.
Ia memandang ke arah Raka.
Meskipun jaraknya sangat jauh...
Raka merasa sedang ditatap langsung.
Lalu suara Penjaga Menara menggema ke seluruh kota.
Kalimat itu membuat seluruh kota terdiam.
Namun yang paling mengejutkan bukan itu.
Melainkan reaksi Penjaga Pemburu.
Karena untuk pertama kalinya...
versi lain Raka itu mengangkat kepalanya.
Dan berteriak.
Seluruh kota membeku.
Pemburu Waktu lain langsung menoleh.
Seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar.
Penjaga Pemburu berdiri.
Perlahan.
Lalu menatap Raka.
Untuk pertama kalinya...
Raka melihat emosi di wajahnya.
Penyesalan.
Lalu sosok itu menunjuk ke arah retakan langit.
Jantung Raka serasa berhenti.
Karena ini bukan lagi tentang Mira.
Bukan lagi tentang Nara.
Bukan lagi tentang orang hilang.
Ini tentang seluruh dunia.
Dan jauh di dalam lentera biru...
sebuah suara kembali berbisik.
Suara itu adalah suara Nara.
Namun kali ini...
Raka tidak yakin suara itu benar-benar berasal dari Nara.
Tags: baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak bahasa Indonesia, komik Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak bahasa komik Indonesia, baca Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak online, Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak baru komiku, Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 27 : Angka yang Bergerak chapter, high quality sub indo, Stasiun Ketiga Belas 2 manga scan terbaru, manhwa web, , Maksum Rifai

Komentar (0)