Stasiun Ketiga Belas 2 - Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir
Baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir bahasa Indonesia terbaru di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Manga Stasiun Ketiga Belas 2 bahasa Indonesia selalu update di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga MaxWebtoons | MaxsumReevay ada di menu Daftar Manga.
Lapor Gambar Rusak / Tidak Sesuai / Tidak Terload Lapor [DISINI]
STASIUN KETIGA BELAS
Chapter 33 — Gadis dari Peron Terakhir
"Mira..."
Nama itu keluar begitu saja dari bibir Raka.
Hampir seperti doa.
Atau jeritan yang terlalu lama ditahan.
Sosok perempuan di tengah reruntuhan arsip tetap berdiri diam.
Tubuhnya tersusun dari cahaya dan kabut.
Tidak sepenuhnya nyata.
Tidak sepenuhnya ilusi.
Namun suara itu...
Suara itu adalah suara Mira.
Tanpa keraguan sedikit pun.
Raka melangkah maju.
Tangannya bergetar.
Matanya mulai panas.
Sudah berbulan-bulan.
Sudah puluhan malam.
Sudah tak terhitung perjalanan.
Ia mencari adiknya.
Dan kini...
Mira berdiri di hadapannya.
Namun sebelum ia bisa mendekat...
sosok itu menggeleng.
Suara lembut itu membuat langkah Raka terhenti.
"Aku mencarimu..."
kata Raka.
"Aku ke sini karena kamu."
Mira tersenyum.
Sedih.
Sangat sedih.
Lentera biru tiba-tiba berdenyut.
Cahayanya menjadi lebih terang.
Dan sosok Mira langsung terlihat tidak stabil.
Seolah keberadaannya terganggu.
Di atas langit...
Penumpang Pertama masih mengawasi.
Dua mata birunya bersinar seperti bintang mati.
Lalu suara raksasa itu kembali menggema.
Seluruh gedung bergetar.
Namun yang mengejutkan...
Mira justru menatap ke arah langit.
Tatapan penuh kebencian.
Untuk pertama kalinya.
Raka melihat ekspresi yang belum pernah ia lihat dari adiknya.
Suara itu pelan.
Namun seluruh Kota Orang Hilang mendadak sunyi.
Bahkan Penumpang Pertama berhenti berbicara.
Kondektur Misterius membelalak.
Adi membeku.
Karena mereka tahu sesuatu yang tidak diketahui Raka.
Mira seharusnya tidak bisa melakukan itu.
Lalu perlahan...
kabut di sekitar tubuhnya mulai tersingkap.
Sedikit demi sedikit.
Dan Raka melihat sesuatu.
Sesuatu yang selama ini tidak pernah ia sadari.
Di pergelangan tangan Mira...
terikat sebuah tiket kereta tua.
Tiket yang sama.
Persis sama.
Dengan tiket misterius yang pernah muncul di tasnya dahulu.
Nomornya:
Namun ada tulisan lain di bagian bawahnya.
Tulisan yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
Darah Raka langsung terasa dingin.
Penumpang...
Asal?
"Raka."
Suara Mira kembali terdengar.
Kini lebih lemah.
Lebih jauh.
Seolah waktu yang dimilikinya semakin sedikit.
"Kau harus pergi ke Peron Terakhir."
"Peron apa?"
teriak Raka.
Namun sosok Mira mulai memudar.
Tubuhnya pecah menjadi partikel cahaya.
"Tunggu!"
teriak Raka.
Mira tersenyum untuk terakhir kalinya.
Senyum yang sama seperti saat ia masih kecil.
Dan seketika...
sosok itu menghilang.
Hanya menyisakan satu benda.
Sebuah tiket tua.
Yang jatuh perlahan ke lantai arsip.
Raka memungutnya.
Lalu membalik bagian belakang tiket tersebut.
Dan napasnya langsung terhenti.
Karena di sana tertulis:
Kondektur Misterius langsung merampas tiket itu.
Wajahnya berubah pucat.
Lebih pucat daripada sebelumnya.
"Mustahil..."
bisiknya.
"Peron Nol seharusnya sudah tidak ada."
Tags: baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir bahasa Indonesia, komik Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir bahasa komik Indonesia, baca Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir online, Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir baru komiku, Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 33 : Gadis Dari Peron Terakhir chapter, high quality sub indo, Stasiun Ketiga Belas 2 manga scan terbaru, manhwa web, , Maksum Rifai

Komentar (0)