Stasiun Ketiga Belas 2 - Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel
Baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel bahasa Indonesia terbaru di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Manga Stasiun Ketiga Belas 2 bahasa Indonesia selalu update di MaxWebtoons | MaxsumReevay. Jangan lupa membaca update manga lainnya ya. Daftar koleksi manga MaxWebtoons | MaxsumReevay ada di menu Daftar Manga.
Lapor Gambar Rusak / Tidak Sesuai / Tidak Terload Lapor [DISINI]
STASIUN KETIGA BELAS
Chapter 41 — Mereka yang Datang dari Ujung Rel
Langkah kaki itu semakin dekat.
TOK.
TOK.
TOK.
Namun jumlahnya tidak masuk akal.
Bukan puluhan.
Bukan ribuan.
Melainkan jutaan langkah yang bergerak serempak dari kedalaman rel tak berujung.
Seluruh ruang kemungkinan bergetar.
Rel-rel bercahaya bergetar seperti senar gitar raksasa.
Menciptakan suara yang membuat dada sesak.
Nara menggenggam kunci bernomor 13 yang kini retak.
Tangannya gemetar.
Untuk pertama kalinya.
Penumpang Pertama tidak lagi tersenyum.
Tatapan ribuan matanya tertuju ke satu arah.
Ke bawah.
Ke ujung seluruh rel.
bisiknya.
Raka menatap Nara.
"Siapa yang datang?"
Nara tidak langsung menjawab.
Matanya masih terpaku ke kegelapan.
"Sekali lagi..."
"Mereka berhasil menemukannya."
Raka tidak mengerti.
Namun seluruh versi dirinya yang berada di Kereta Pertama mendadak berdiri bersamaan.
Ribuan Raka.
Dari ribuan kemungkinan.
Semuanya menatap ke arah yang sama.
Seolah mereka sedang menyambut sesuatu yang telah lama dicari.
Lalu...
kegelapan di ujung rel mulai terbuka.
Dan sosok pertama muncul.
Bukan monster.
Bukan makhluk kosmik.
Bukan dewa.
Melainkan seorang pria biasa.
Memakai seragam petugas stasiun.
Tua.
Kusam.
Di dadanya terdapat papan nama yang nyaris tidak terbaca.
Ia berjalan perlahan.
Tenang.
Seolah tidak melihat kekacauan yang terjadi di sekitarnya.
Di belakangnya...
muncul sosok kedua.
Kemudian ketiga.
Keempat.
Dan terus bertambah.
Mereka semua manusia biasa.
Masinis.
Petugas sinyal.
Kondektur.
Penjaga perlintasan.
Ribuan orang.
Puluhan ribu orang.
Lalu jutaan.
Semuanya mengenakan seragam dari zaman berbeda.
Dari era kolonial.
Era kemerdekaan.
Era modern.
Dan satu hal yang sama:
Mereka semua membawa lentera.
Lentera biru.
Adi sampai mundur beberapa langkah.
Matanya membelalak.
Kondektur Misterius langsung melepas topinya.
Lalu menundukkan kepala.
Seperti seorang murid memberi hormat kepada gurunya.
Pria bernama Harun berhenti tepat di depan Peron Nol.
Lalu memandang Penumpang Pertama.
Tatapan mereka bertemu.
Dan seluruh dunia mendadak sunyi.
Harun tersenyum tipis.
Sangat tipis.
Penumpang Pertama tidak menjawab.
Namun ribuan wajah di tubuhnya mulai berubah.
Menjadi marah.
Menjadi panik.
Menjadi takut.
Takut.
Pada seorang petugas stasiun tua.
Kemudian Harun menoleh ke arah Raka.
Dan tersenyum lebih hangat.
katanya.
Jantung Raka seakan berhenti.
Karena itu pertama kalinya seseorang memanggilnya dengan gelar tersebut.
Lalu Harun mengeluarkan sebuah tiket tua dari sakunya.
Tiket yang jauh lebih tua dari tiket Peron Nol.
Di atas tiket itu tertulis:
Dan pada bagian nama penumpang...
tertulis sesuatu yang membuat seluruh tubuh Raka membeku.
Tags: baca manga Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel bahasa Indonesia, komik Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel bahasa komik Indonesia, baca Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel online, Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel baru komiku, Stasiun Ketiga Belas 2 Stasiun Ketiga Belas Chapter 41 : Mereka yang Datang dari Ujung Rel chapter, high quality sub indo, Stasiun Ketiga Belas 2 manga scan terbaru, manhwa web, , Maksum Rifai

Komentar (0)